KRICOM - Mantan Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abdullah Hehamahua tidak heran jika banyak orang berbondong-bondong nekat melakukan korupsi meski akan terancam hukuman penjara.
Pasalnya, ia menilai, korupsi adalah sebuah bisnis menjanjikan sehingga bisa membuat orang kaya mendadak.
"Seseorang bisa kaya mendadak karena melakukan korupsi. Kalau ada aparatur sipil negara yang punya mobil Mercy, hanya dua kemungkinan, warisan atau korupsi," ujarnya dilansir Antara, Selasa (26/12/2017).
Hal tersebut ia sampaikan di depan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Riau dalam acara bedah buku berjudul 'Jihad Memberantas Korupsi'.
Korupsi, dinilainya, tidak hanya dilakukan pejabat tinggi tingkat nasional maupun daerah, namun sudah transnasional, antarnegara, sehingga menjadi kejahatan luar biasa yang harus diperangi secara jihad.
"Dampak korupsi itu juga luar biasa. Tidak hanya soal gangguan negara, tetapi juga mengganggu sampai ke rumah tangga," ucapnya.
Oleh sebab itu, ia menyebut, dalam melawan korupsi harus dimulai dari melakukan sesuatu yang baik, meskipun kecil.
"Juga selalu mencoba konsisten menolak sesuatu yang buruk," pungkasnya.





