KRIMINALITAS.COM, Jakarta - Pembunuhan pensiunan pegawai Bank Dagang Negara (BDN) Nelson Marbun (65), diduga kuat dilakukan oleh kuli bangunan yang dendam karena gajinya tidak dibayar oleh korban. Kuli tersebut pernah merenovasi rumah korban dua bulan lalu.
Menurut seorang saksi mata bernama Samino (42), pelaku pernah dipekerjakan merenovasi rumah Nelson, lalu dipecat karena pekerjaaannya tidak beres.
"Tadi siang polisi menerjunkan anjing pelacak. Anjing tersebut sempat berhenti mengendus di rumah yang sedang direnovasi di Jalan Anggrek IV RT 10/4 berlantai 4. Polisi langsung menangkap kuli bangunan," kata Samino (42) yang berjualan mie ayam di dekat rumah korban, Sabtu(12/9).
Samino menjelaskan, kasus pembunuhan sadis tersebut diduga kuat bermotif dendam, karena tidak ada barang berharga milik korban yang raib dicuri.
"Pelaku kayanya dendam, karena tidak ada barang -barang yang hilang dicuri," jelas Samino kepada Kriminalitas.com.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga digegerkan adanya kasus pembunuhan Nelson Marbun dan Riris Boru Pasaribu yang menderita luka serius di rumah korban, Jalan Taman Meruya Ilir Blok A 11 Nomor 21 RT009/04, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Utara, Sabtu (12/9) dinihari sekitar pukul 02.00 WIB. Penemuan mayat itu ditemukan bersimbah darah di ruang tamu dengan luka bacokan oleh dua orang pembantu rumah tangga (PRT).
(Sapuji)





